Berdasarkan kriteria kelulusan Murid Jenjang Pendidikan Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Surabaya, maka Murid yang dinyatakan Lulus/Tidak Lulus dapat disimak pada halaman kelulusan DISINI
Semoga Siswa Siswi yang telah menuntaskan proses belajar di SMA Negeri 1 Surabaya dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya dengan lancar dan hasil yang gemilang.
Berikut adalah Rekapitulasi dan Murid SMA Negeri 1 Surabaya, Angkatan 2023 SMA Negeri 1 Surabaya yang diterima di SNBP 2026
Data tersebut diatas adalah data yang didapat oleh SMASA pertanggal berita ini terbit dari hasil laporan dan informasi yang didapat oleh sekolah berdasarkan sumber informasi seperti situs pengumuman terkait dari Perguruan Tinggi maupun informasi
SMA Negeri 1 Surabaya menggelar kegiatan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW pada Kamis, 29 Januari 2026, dengan penuh khidmat dan makna. Kegiatan ini mengusung tema “Dari Langit ke Hati, Saatnya Perbaiki Diri”, sebagai momentum refleksi spiritual bagi seluruh warga sekolah untuk terus meningkatkan kualitas iman dan karakter.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Kepala SMA Negeri 1 Surabaya, Bapak Dr. Muhammad Romli, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan-pesan positif dan konstruktif kepada seluruh siswa/i agar senantiasa memperbaiki diri, khususnya dalam menjalankan kewajiban ibadah.
Pesan Kepala Sekolah
Dalam arahannya, Bapak Dr. Muhammad Romli, S.Pd., M.Pd. berpesan agar seluruh siswa/i SMA Negeri 1 Surabaya selalu menjaga kedisiplinan dalam menunaikan sholat, tidak terlambat melaksanakan sholat, serta membiasakan diri untuk melaksanakan sholat Subuh berjamaah di masjid.
Beliau menegaskan bahwa kedisiplinan dalam beribadah merupakan pondasi utama dalam membentuk pribadi yang tangguh, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia. Pesan tersebut disampaikan demi membangun disiplin diri putera-puteri SMASA agar senantiasa menjadi cahaya kebaikan di setiap waktu dan di semua tempat.
Institusi pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk perilaku ekologis generasi muda. Namun dalam praktiknya, sekolah menengah atas sering menjadi salah satu kontributor timbulan sampah plastik sekali pakai akibat pola konsumsi kantin yang belum terintegrasi dengan sistem pengelolaan lingkungan berbasis data. Kondisi ini juga teridentifikasi di SMA Negeri 1 Surabaya (SMASA). Berdasarkan hasil pra-observasi, volume sampah plastik di lingkungan sekolah mencapai sekitar 15–20 kg per hari, yang didominasi oleh botol minuman PET serta kemasan makanan sekali pakai.
Dengan jumlah peserta didik sebanyak 834 siswa, jika diasumsikan setiap siswa mengonsumsi satu botol minuman dan satu kemasan makanan setiap hari, maka dalam satu bulan pembelajaran (±20 hari efektif) sekolah berpotensi menghasilkan lebih dari 33.360 kemasan plastik. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pendekatan konvensional berupa himbauan moral semata belum cukup efektif dalam mengendalikan perilaku konsumsi plastik sekali pakai di lingkungan sekolah tanpa adanya sistem kontrol yang terukur dan berkelanjutan.
Sebagai respons terhadap tantangan tersebut, Bapak Kepala SMA Negeri 1 Surabaya Dr. Muhammad Romli, S. Pd., M.Pd. , mengembangkan inovasi BENTO PRESENCE, sebuah sistem pencatatan dan monitoring berbasis Internet of Things (IoT) yang dirancang untuk membangun kebiasaan siswa membawa tumbler dan kotak makan mandiri.
Mengenal Pendidikan Kedinasan dan Jiwa Kedirgantaraan Sejak Dini
Yogyakarta, Kamis 15 Januari 2026 — Rangkaian kegiatan kokurikuler siswa/i Kelas XI SMA Negeri 1 Surabaya (SMASA) berlanjut ke Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta, salah satu akademi kedinasan bergengsi di Indonesia yang menjadi tujuan pendidikan favorit bagi generasi muda yang bercita-cita mengabdi kepada bangsa melalui TNI Angkatan Udara.
Kunjungan ini menjadi bagian penting dari program edukasi luar kelas SMASA dalam memperkenalkan jalur pendidikan kedinasan dan akademi militer sebagai alternatif jenjang pendidikan setelah SMA.